Sabtu, 30 Januari 2016

Dear Kamu,

Masih tentang bembi, bembi yang tak dapat menyampaikan isi hatinya secara langsung kepada sang kekasih. Karena ia tau itu percuma, sang kekasih telah menutup mata, telinga, pikiran maupun hatinya. Sang kekasih telah mengangapnya hilang, habis, mati.

Bembi hanya dapat melukiskan segalanya melalui pena,

Dear kamu,

Malam aku sendiri disini, dirumah mungil kita, rumah yang telah kamu lupakan, rumah yang sudah tiada arti bagimu.
Malam ini aku pusing sekali, tetapi aku justru memikirkan apakah kamu baik baik saja disana? Kapankah kamu ingat jalan pulang? Kapankah kamu sadar ada yang menanti dirumah?

Rumah mungil ini sekarang terasa begitu besar, lihatlah aku memperindahnya agar kamu terpesona. Apakah rumah ini tidak mengingatkanmu akan sesuatu? Bagaimana kita membangunnya? Furnitur, dapur, kasur, lemari, tv, kipas, semuanya tidakkah kamu ingat bagaimana susahnya kita mengumpulkannya.

Sebelum memiliki rumah ini, lupakah kamu bagaimana kita tidur dilantai dengan kasur setipis selimut. Sulitnya makan sampai kita mengumpulkan koin. Membeli jajanan murah untuk mengisi perut. Lupakah kamu akan semuanya sebelum rumah ini ada. Bagaimana kita berpidah dari satu tempat ke tempat lain.

Rumah ini adalah awal, awal langkah kita. Mimpi kita masih panjang. Segala yang kita lalui tidaklah mudah. Kita berjuang. Kamu melupakan segalanya, segala yang kita bangun. Kamu selalu menjagaku, sekarang kamu terus menyakitiku. Aku selalu menggengam tanganmu, memintamu bersabar sementara waktu untuk mimpi kita. Namun kamu seakan lupa. Kamu melupakanku, siapa aku, sejarahku, perjuanganku, usahaku, cintaku, sayangku, bahkan namaku.

Sekarang kamu tidak lagi merindukanku, tidak lagi menyayangiku, tidak lagi mencintaiku. Bagaimana aku bisa bertahan? Bagaimana aku bisa tanpamu. Kamu mengajarkanku cinta, memperjuangkan cinta, tapi kamu menghilang. Meninggalkanku sendiri dalam kesedihan. Tangisanku tidak lagi berarti.

Apakah aku memang semudah itu kamu buang?

Aku sangat merindukanmu, aku sakit disini menunggumu. Jangan lepaskan.

Dari seseorang yang masih menunggumu disini.

Bembi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar